Perkembangan teknologi
yang semakin canggih menuntut setiap individu untuk beradaptasi. Seperti dahulu
kita berkomunikasi menggunakan handphone yang hanya digunakan untuk menelfon
dan sms. Munculnya bbm yang diikuti dengan whatsapp, line dan media sosial
lainnya menjadikan perubahan kebiasaan berkomunikasi orang-orang. Perubahan perilaku
ini dapat membuat seseorang yang tidak menggunakan media sosial tersebut
menjadi kerepotan dalam berkomunikasi dan memperoleh informasi.
Perpustakaan saat ini
juga dituntut untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan kepada user.
Perubahan tersebut seperti penyediaan layanan berbasis web atau mobile library.
Diantaranya seperti yang dilakukan perpustakaan UGM yang mulai menyediakan
layanan mLibrary yang bertujuan untuk memudahkan para user agar dapat
melakukan akses terhadap e-resources yang dilanggan melalui smart phone (http://lib.ugm.ac.id/ind/?page_id=1563).
Contoh lain yaitu penggunaan RFID di perpustakaan. RFID ini dapat digunakan
sebagai sarana pelacak buku atau juga dapat diterapkan pada kartu pengenal
pegawai perpustakaan dan user, sehingga perpustakaan dapat mengetahui lokasi
user dan pegawai berada
(Supriyono, 2009: 9).
Beberapa
perpustakaan di negara lain juga telah mengembangkan layanan berbasis robot. Seperti
penggunaan teknologi robot pada Nichols Library di University of Missouri
Kansas, The Joe Rika Mansueto Library di University of Chicago dan James B.
Hunt Jr. Library di North Carolina State University. Pada beberapa perpustakaan
tersebut, mereka menggunakan teknologi yang dapat membantu user untuk pengambilan
koleksi yang dicari dan kegiatan pengembalian buku (http://library.umkc.edu/newmnl/about-robot).
Gambar
1 (source: http://tmp.www.la.skanska.com/en/Media/Featured-news/James-B-Hunt-Library---the-new-meeting-place-at-North-Carolina-University/).
Selain
pada perpustakaan-perpustakaan tersebut, penggunaan teknologi robot juga telah
digunakan oleh negara tetangga kita. Diantaranya yaitu pada Singapore’s
NLB (National Library Broad). Pada perpustakaan ini robot telah digunakan untuk
membantu pustakawan dalam kegiatan shelving (Blakemore,
2016).
Gambar
2 (source: http://lj.libraryjournal.com/2016/08/industry-news/high-tech-shelf-help-singapores-library-robot/).
Beberapa
bentuk robot juga telah dibuat dan dapat kita pesan secara institusional atau secara
pribadi. Seperti humanoid robot bernama NAO yang dapat menari, bercerita dan
berinteraksi dengan manusia dalam berbagai bahasa yang disediakan.
Gambar
3 (source: https://www.ald.softbankrobotics.com/en/cool-robots/nao).
Robot
lain berbentuk manusia yaitu bernama Pepper. Robot ini ramah, mampu mengenali
emosi manusia dan dapat beradaptasi untuk mengenali mood dari kebiasaan lawan
bicaranya. Pepper ini dirancang untuk mengidentifikasi perilaku lawan bicaranya
melalui suara, gerak tubuh dan ekspresi wajah. Selain itu Pepper juga dapat memilih
perilaku apa yang harus dilakukan pada situasi tersebut, dengan mengekspresikan dirinya
melalui warna mata, tablet pada tubuhnya, atau nada suara.
Gambar
4 (source: https://www.ald.softbankrobotics.com/en/cool-robots/pepper).
Jika
beberapa perpustakaan saat ini mulai menggunakan teknologi robot dalam layanan
mereka, mungkin beberapa saat lagi perpustakaan juga mulai mengadakan layanan
berbasis hologram (terinspirasi dari blog arif budi MIP 2016). Layanan hologram
ini mungkin dapat berupa kegiatan-kegiatan seminar, pelatihan atau sebuah conference
penelitian yang dapat diikuti user dari rumah sambil mengasuh anak atau sambil bertanam.
Dan tentunya walaupun menggunakan media hologram, pada kegiatan seminar
tersebut juga dilengkapi sesi tanya jawab dan interaksi secara langsung.
Referensi:
Blakemore, Erine.
2016. High Tech Shelf Help: Singapore’s Library Robot. Diakses dari: http://lj.libraryjournal.com/2016/08/industry-news/high-tech-shelf-help-singapores-library-robot/.
Pada Jumat 16 September 2016.
Skanska. 2013.
James B. Hunt Library - the new venue at North Carolina State University.
Diunduh dari: http://tmp.www.la.skanska.com/en/Media/Featured-news/James-B-Hunt-Library---the-new-meeting-place-at-North-Carolina-University/.
Pada Sabtu 24 September 2016.
SoftBank Robotics. Who is NAO. Diunduh dari: https://www.ald.softbankrobotics.com/en/cool-robots/nao.
Pada Sabtu 24 September 2016.
SoftBank Robotics. Who is Pepper. Diunduh dari: https://www.ald.softbankrobotics.com/en/cool-robots/pepper. Pada Sabtu 24 September 2016.
Supriyono. 2009. PENERAPAN APLIKASI RFID DIBIDANG
PERPUSTAKAAN. Diunduh dari: http://prisekip.blog.ugm.ac.id/files/2009/08/11.pdf.
Pada Jumat 16 September 2016.
UGM. 2013. PANDUAN
MLIBRARY-UGM. Diakses dari: http://lib.ugm.ac.id/ind/?page_id=1563.
Pada Jumat 16 September 2016.
UMKC. 2014. Miller
Nichols Library and Learning Center Expansion and Renovation. Diakses dari: http://library.umkc.edu/newmnl/about-robot.
Pada Jumat 16 September 2016.



